Skip to main content

Posts

Anak Muda Kreatif Bersatu Memang Butuh Usaha “Gila” dan “Beda”

Bagi Anda penggemar   Super Man Is Dead pasti kenal akrab dengan sebuah lagu inspiratif yang berjudul “Jika Kami Bersama”.   Ada secuil lirik yang menggelitik saya untuk membuat sebuah tulisan ringkas nan sederhana. Disebutkan dalam liriknya, “Aku memang gila memang beda...”. Ya, kadang konsep gila dan beda dalam konteks positif sangat diperlukan untuk menapaki sebuah perjalanan kehidupan. Apa yang Anda rasakan ketika anak muda bersatu padu, membuat karya fenomenal, membuat gebrakan positif yang membuat semua generasi angkat topi? Sepertinya ini masih mimpi, dan sulit untuk terealisasi. Kira-kira bisakah terwujud? Begitu pula dengan penulis yang sedikit skeptis ketika melihat realita yang ada saat ini. Dari sudut pandang yang umum, hal-hal negatif masih saja menjadi objek utama yang dilihat pertama kali. Maraknya gank motor, penyalahgunaan narkoba, tawuran bahkan kriminal lainnya, membuat banyak pihak cemas akan jadi apa generasi ke depan. Kehidupan negatif yang ber...

Keenan Producing Words..hehehe

Suatu malam, tepatnya 1 September 2014, selepas tunaikan solat magrib, rasa kangen itu muncul. Saya menelpon Keenan, yang nun jauh di Wonogiri. Sayup-sayup suaranya riang, berkicau seperti burung, dan jelas terdengar beberapa kata-kata...seperti "Mamah, mamah..."..Akhirnya.. Selama ini, Keenan memang sulit mengatakan mamah. kata mamah meluncur kalo dia lagi bete, marah, atau kepengen tidur.. tapi ketika dalam waktu on fire, kata-kata "papah" yang selalu meluncur..hehe Malam itulah, saya juga mendapat laporan bahwa Keenan sudah bisa mengucapkan beberapa kata dari bahasa jawa seperti : Iwak, emoh, opo..dsb..ia juga bisa sudah bisa mengucapkan  Susu, bobo, habis, titus (tikus), dan bisa menyanyi topi saya bundar (tentu dengan lirik yang belum jelas..heheheh)... We are proud of you Keenan, My best Boy..... Love... Sebentar lagi kita ketemu sayang...

Jalan-jalan mennn...

pagi-pagi yang indah, seru, panas-panasan di balik ikon Jakarta..

Jalan Jalan Jajan #All Family

buuuuummmmm, bummmm....mau jadi pembalap nih sepertinya heheheh... #Indahnya kebersamaan#

Kontemplasi Dampak Bahaya Sabu Lewat Puisi “My Name is Meth”

Berawal dari keisengan berselancar di dunia maya untuk menggali setiap fakta tentang sabu di seantero jagad, secara tidak sengaja penulis menemukan sebuah karya sastra puisi tentang bahaya penggunaan sabu, yang berjudul “My Name Is Meth”. Puisi ini mulai ramai dibicarakan di AS, sekitar tahun 2007. Banyak sumber yang menyebutkan puisi ini ditulis oleh seorang gadis India yang akan menjalani hukuman di penjara karena terlibat penyalahgunaan sabu. Beberapa saat setelah tulisan ini beredar, dikabarkan gadis ini meninggal karena overdosis sabu. Tapi ternyata tulisan puisi berjudul “My Name Is Meth” ini diklaim oleh sejumlah orang. Seorang gadis dari British Colombia, bernama Amanda Canaday mengaku menciptakan puisi ini pada tahun 2005. Seorang gadis lainnya dari Oklahoma, yaitu Samantha Reynold juga mengaku puisi tersebut adalah miliknya.  Lepas dari pro dan kontra siapa penulis puisi ini,  hal terpenting yang kita harus sikapi adalah kita menyelami tensi atau emosi ...
31 Maret..... Perkembangan anak begitu menggembirakan, pada tanggal 31 Maret 2014, anak saya Keenan, mulai menapakkan kakinya untuk belajar melangkah..meski dibilang telat oleh orang-orang, tapi tidak dalam pandangan saya... Keenan sekarang semakin kencang jalannya, bahkan setengah lari meski sering terjatuh tapi itulah anak laki-laki..dia harus kuat, harus berani jatuh tapi tidak menyerah untuk bangkit